Minggu, 31 Mei 2015

DUNIAKU

Hidup layaknya roda yang berputar. Berjalan lambat atau cepat. Roda yang bisa bergerak ke depan dan belakang. Roda yang akan patah disaat terbentur batu berbongkah. Roda yang akan melaju kencang disaat lurusnya jalan. Bagaimana bila roda patah? Pertama kau bisa memperbaikinya. Kedua kau bisa menggantinya, mengganti dengan roda yang lebih bagus dan kokoh.

Hidup adalah bagaimana kau berjalan baik di atasnya (dunia). Hingar bingar dunia, hal indah yang ia tawarkan, hal buruk yang ia suguhkan bukankah manusia sendiri yang ciptakan? Kekecewaan, ketidakpuasan, kesedihan bukankah manusia sendiri yang mengartikan?
Tidaklah perlu kau menyalahkan hidupmu... 
Tidaklah perlu kau marah akan hidupmu...
Tidaklah perlu kau menghardik  hidupmu...
Tapi, perlulah kau bersyukur akan nikmatmu..

Mungkin... terlalu sederhana. Orang akan berkata, "berkata mudah"..."omong kosong"..."so' benar"..."bodoh"...dan mungkin akan banyak kata-kata tajam lainnya.
Tapi, ini kenyataannya menurutku. Kenyataan bahwa manusia hidup untuk mati dan mati untuk hidup kembali, hidup yang abadi...

Maka, kau makanlah untuk hidup bukan sebaliknya! Lakukanlah hal yang kau suka hanya untuk membuat waktu yang berjalan akan berguna, bukan untuk menerima sesuatu dari manusia lainnya.

Hidup itu seharusnya sederhana, melakukan apa yang seharusnya dilakukan dengan baik dan menghindari apa yang tak diharuskan untuk dilakukan.

Ah... in hanya "BEJANAKU" saja...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar